Senin, 03 Oktober 2011

Proses Belajar Konsumen


                Consumer Behavior Class (kelas perilaku konsumen) Tuesday afternoon
Department of Family and Consumer Science College of Human Ecology Bogor Agricultural University.
Lecturer           : Prof. Dr. Ir Ujang Sumarwan, Msc
Season  5         : www.ujangsumarwan.blog.mb.ipb.ac.id 
Proses Belajar Konsumen
Oleh Nazar Kusumawijaya S, Mayor SKPM (Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat)
College of Human Ecology

Mengingat adalah perubahan perilaku yang relatif permanen yang diakibatkan oleh pengalaman. Belajar merupakan suatu proses untuk mendapatkan pengetahuan dan pengalaman yang dapat mengakibatkan perubahan perilaku yang relatif permanen. Terdapat hal penting belajar yaitu belajar adalah proses yang berkelanjutan, pengalaman memainkan peranan dalam proses belajar, dan terminologi  belajar memiliki makna yang luas. Selain itu terdapat syarat proses belajar diantaranya memiliki motivasi yaitu daya dorong yang muncul dari dalam diri konsumen karena kebutuhan, isyarat yaitu stimulus yang menggarahkan motivasi mempengaruhi cara konsumen beraksi terhadap motivasi, respon adalah reaksi terhadap isyarat tersebut, pendorong atau penguat yaitu sesuatu yang meningkatkan kecenderungan seorang konsumen untuk berperilaku ke masa yang akan datang karena adanya isyarat atau stimulus.
 Jenis proses belajar terbagi menjadi dua yaitu proses belajar kognitif dan proses belajar perilaku. Proses belajar kognitif yaitu menekankan pada proses mental konsumen dalam mempelajari informasi. Sedangkan proses belajar perilaku adalah terjadi perubahan perilaku akibat pengalaman bukan akibat perubahan fisik. Proses belajar berperilaku terbagi menjadi tiga yaitu classical conditioning, instrumental conditioning, dan observation learning. Dalam classical conditioning terbagi menjadi tiga bagian yaitu pengulangan, generalisasi stimulus, dan diskriminasi stimulus. Dalam generalisasi stimulus terdapat perluasan lini produk, merk keluarga, me-too products, similiar name, licencing, generalisasi situasi pemakaian. Sedangkan konsep operant conditioning yaitu adanya penguat, hukuman, kepunahan, dan shapping.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengikut

Cari Blog Ini