Selasa, 13 September 2011

Karakteristik yang Mempengaruhi Prilaku Konsumen

MK. Perilaku Konsumen
Selasa, 13.00-15.00

Kelompok 37-40 :
Nazar Kusumawijaya          (nazarkusumawijaya@ymail.com
Yudhistira Saraswati           (tirayudhistira@gmail.com)
Nurul Maghfiroh                  (maghfiroh.ipbnurul@ymail.com)
Fika Fatia Qandhi                (qandhi_02ichfi@yahoo.com)
Salis Rizka A.P                    (salisrizkaa@yahoo.com)


1.    Karakter Positif:


·         Ramah
·         Simpati dan empati
·         Mau bekerjasama
·         Pekerja keras
·         Mandiri
·         Terbuka
·         Humoris
·         Simpel


·         Konsisten



2.    Karakter Negatif:


·         Boros
·         Suka menunda pekerjaan
·         Kurang teliti
·         Pelupa
·         Tergesa-gesa
·         Sensitif
·         Berprasangka buruk



3.    Gaya hidup masyarakat sekarang cenderung konsumtif. Hal ini terjadi karena moderenisasi sudah mewabah pada zaman globalisasi sekarang ini. Masyarakat berlomba-lomba untuk terus up to-date terhadap perkembangan yang terjadi. Contohnya:
·         Pada barang elektronik, smart phone yang sedang menjadi trend ini diburu oleh semua kalangan. Padahal mereka sudah mempunyai handphone yang sebenarnya mempunyai fasilitas yang hampir sama dari smartphone, tetapi karena ingin mengikuti trend, mereka membelinya tanpa berpikir panjang mengenai manfaat yang didapat dan kemampuan daya beli.
·         Pada fashion kita melihat banyaknya gaya jilbab akhir-akhir ini, dengan alasan mengikuti tren, para ibu rumah tangga dan mahasiswa mengganti model jilbabnya yang dahulu (simpel) menjadi yang lebih bergaya. Jilbab yang dahulu sudah tidak dipakai lagi.

Dari fenomena yang sudah dijelaskan di atas, kami dapat menyimpulkan bahwa masyarakat kita cenderung konsumtif dan boros. Kebanyakan orang yang mempunyai penghasilan tinggi menggunakan banyak uangnya untuk keperluan yang bukan primer, sedangkan yang berpenghasilan rendah juga terkadang hanya mengikuti trend dan meningkatkan gengsi dengan berperilaku layaknya orang yang berpenghasilan tinggi tanpa memikirkan kemampuan (menghasilkan uang) yang dimilikinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengikut

Cari Blog Ini